KUA Ngampilan Turut Sukseskan MTQ Pelajar di SD Muhammadiyah Suronatan

Yogyakarta (KUA Ngampilan), — Kantor Urusan Agama (KUA) Ngampilan turut menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kemantren Ngampilan, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SD Muhammadiyah Suronatan tersebut diikuti oleh para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Kemantren Ngampilan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an sekaligus mengembangkan potensi dan prestasi mereka di bidang keagamaan.
Dalam kegiatan tersebut,KUA Ngampilan turut berperan aktif sebagai dewan juri,diantaranya, H Anas Yunus S.Sos.I, Hartatik SPd,SH, Wintolo SAg, Dr.H.Reza Bakhtiar SHum dan M Zimamul Wafi S.Sos, sebagai dewan juri pada beberapa cabang perlombaan. Keterlibatan KUA ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam dan pengembangan kemampuan membaca serta memahami Al-Qur’an.
Pelaksanaan MTQ Pelajar berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri, sementara para guru dan pendamping memberikan dukungan selama perlombaan berlangsung.
Kepala KUA Ngampilan, H Anas Yusuf S.Sos.I, menyampaikan bahwa sinergi antara KUA, KKG PAI, sekolah, guru, dan berbagai pihak sangat penting dalam mendukung pembinaan keagamaan bagi generasi muda.
“MTQ Pelajar bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an, membangun karakter religius, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensinya,” ujarnya.
Anas Yusuf berharap kegiatan MTQ Pelajar dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencetak generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh KKG PAI Kemantren Ngampilan ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan instansi keagamaan dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang positif di wilayah Kemantren Ngampilan.(janti)



