KUA Mergangsan Dampingi Kanwil Kemenag DIY Ziarah Makam Mantan Menag Ke-2

Yogyakarta (Kemenag Kota Yogyakarta) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan mendampingi Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kegiatan ziarah ke makam Prof. K.H. Fatchurrahman Kafrawi, mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Senin (29/12/2025).
Ziarah dilaksanakan di makam Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta, dan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang telah dimulai sejak bulan Desember.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., memimpin langsung doa bersama di hadapan makam almarhum Prof. K.H. Fatchurrahman Kafrawi. Doa dipanjatkan sebagai wujud penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa besar beliau dalam merintis dan membangun Kementerian Agama Republik Indonesia.
Usai berziarah, rombongan melanjutkan kegiatan ziarah ke makam K.H. A.R. Fakhruddin dan K.H. Ahmad Dahlan yang masih di satu kompleks makam Karangkajen . Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi dan mendoakan makam K.H. Muhammad Jazir ASP, tokoh Islam Yogyakarta yang dikenal luas atas kiprahnya dalam gerakan memakmurkan masjid, yang wafat pada pekan sebelumnya.
Kepala KUA Mergangsan Jaenal Sarifudin, SHI, MSI, beserta para Penyuluh hadir membersamai kegiatan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag DIY menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh jajaran yang hadir agar tidak melupakan jasa para ulama dan pendahulu.
“Jas hijau, jangan sekali-kali melupakan jasa ulama, terutama para tokoh yang telah berjuang dan mengabdikan dirinya melalui Kementerian Agama,” ungkapnya.
Kegiatan ziarah ini memiliki makna yang mendalam, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para pendahulu, tetapi juga sebagai sarana meneladani semangat pengabdian, keikhlasan, dan integritas para tokoh agama dalam membangun kehidupan beragama di Indonesia.
Selain itu, ziarah menjadi momentum penguatan moderasi beragama dan kerukunan, karena diikuti oleh ASN Kementerian Agama dari berbagai latar belakang agama dalam suasana kebersamaan dan saling menghormati.
Melalui pendampingan dalam kegiatan ziarah ini, KUA Kemantren Mergangsan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai sejarah, spiritualitas, dan keteladanan ulama sebagai landasan dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. (HP)



