KUA Kotagede Diingatkan Kasi Bimas Islam Agar Tekankan Kekompakan Kinerja

Kasi Bimas Islam Tekankan Kekompakan Keluarga dan Kerja dalam Pembinaan Supervisi di KUA Kemantren Kotagede.
Kantor Urusan Agama Kemantren Kotagede menerima kegiatan supervisi dan pembinaan dari Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Selasa (28/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan serta penguatan tata kelola administrasi keagamaan di lingkungan KUA.
Supervisi Bimas Islam bertujuan untuk melakukan pembinaan, pemantauan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi KUA, meliputi pelayanan pencatatan nikah, bimbingan perkawinan, administrasi kepenghuluan, serta layanan keagamaan lainnya. Tim supervisi melakukan pengecekan dokumen administrasi, sarana dan prasarana, serta berdiskusi langsung dengan jajaran pegawai KUA Kemantren Kotagede.
Dalam pembinaannya, Kepala Seksi Bimas Islam, H. M. Tahrir, SE. M.M menyampaikan pesan penting terkait penguatan nilai kekeluargaan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa keluarga tidak hanya dibangun di rumah, tetapi juga di tempat kerja. Oleh karena itu, seluruh aparatur KUA diharapkan mampu menjalin hubungan yang baik, menjaga kekompakan, serta memperkuat kerja sama sebagai satu tim.
“Keluarga itu ada di rumah dan juga di tempat kerja. Jika hubungan terjalin dengan baik, saling mendukung, kompak, dan bekerja sama, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan berdampak,” pesannya.
Kepala KUA Kemantren Kotagede beserta seluruh staf menyambut baik kegiatan supervisi dan pembinaan tersebut. Menurutnya, supervisi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Selain evaluasi administrasi, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan integritas, disiplin, serta peningkatan kualitas kinerja aparatur KUA dalam melayani masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dialog terbuka, dan semangat kebersamaan.
Sebagai penutup, supervisi diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen antara Bimas Islam dan KUA Kemantren Kotagede dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang semakin baik, berdaya, dan berdampak bagi masyarakat.[empip]



