Berita

KUA Danurejan Bekali Catin Bangun Keluarga Tangguh

Yogyakarta (KUA Danurejan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Danurejan membekali tujuh pasangan calon pengantin (catin) melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari layanan KUA dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri agar memiliki kesiapan mental, spiritual, kesehatan, dan ekonomi sebelum membangun kehidupan rumah tangga.

Kepala KUA Danurejan, Kholis Asy’ari, S.Ag., membuka kegiatan sekaligus menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin dalam menghadapi kehidupan setelah pernikahan. Menurutnya, membangun keluarga tidak hanya membutuhkan kesiapan untuk melangsungkan akad nikah, tetapi juga komitmen, tanggung jawab, serta kemampuan menjalankan peran masing-masing dalam rumah tangga.

Melalui Bimwin, KUA Danurejan menghadirkan ruang pembelajaran bagi calon pengantin untuk memahami fondasi kehidupan keluarga, membangun komunikasi yang sehat, serta mempersiapkan diri menghadapi dinamika dan tantangan rumah tangga. Pembekalan ini diharapkan menjadi langkah preventif dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Materi bimbingan disampaikan oleh sejumlah narasumber dengan kompetensi yang saling melengkapi. Jafar Arifin, S.Ag., M.A., mengulas penguatan pilar keluarga, pengelolaan konflik, serta pentingnya fondasi keagamaan dalam kehidupan rumah tangga. Materi ini memberikan pemahaman kepada calon pengantin bahwa keharmonisan keluarga perlu dibangun melalui nilai-nilai agama, komunikasi, dan penyelesaian masalah secara bijaksana.

Dari aspek kesehatan, Kepala Puskesmas Danurejan 2 menyampaikan materi mengenai kesehatan reproduksi, kesiapan fisik calon pasangan, serta upaya pencegahan stunting sejak dini. Pemahaman tersebut penting agar calon pengantin dapat merencanakan kehidupan berkeluarga dan mempersiapkan kesehatan ibu serta anak secara lebih baik.

Sementara itu, M. Rizal Amin, S.E., membahas manajemen keuangan keluarga dan pentingnya perencanaan ekonomi. Pengelolaan keuangan yang terencana menjadi salah satu bekal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, menentukan prioritas, serta membangun tanggung jawab bersama dalam kehidupan keluarga.

Pelaksanaan Bimwin berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Perpaduan materi keagamaan, kesehatan, dan ekonomi memperlihatkan bahwa layanan KUA tidak berhenti pada pencatatan pernikahan, tetapi juga mencakup pendampingan dan edukasi bagi calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan setelah menikah.

Melalui layanan ini, KUA Danurejan berharap tujuh pasangan calon pengantin mampu membangun keluarga yang kokoh secara mental dan spiritual, sehat, serta memiliki kemandirian dalam mengelola kehidupan rumah tangga. Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya keluarga yang harmonis, berkualitas, dan mampu menjalankan fungsi keluarga secara optimal.(Budi DN)

Leave a Reply