Berita

Keseruan Lomba Kepiting Air Di MAN 1 Yogyakarta Uji Kekompakan Barisan

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Suasana Lapangan Basket MAN 1 Yogyakarta mendadak riuh, meriah, dan basah kuyup ketika perhelatan Lomba Kepiting Air berlangsung dengan sangat menghebohkan pada (14/08/2026). Lomba yang menjadi magnet perhatian penonton ini menuntut keterlibatan 6 murid satu gender dalam satu tim untuk berbaris membentuk lingkaran dengan posisi saling membelakangi dan mengunci lengan satu sama lain. Dalam posisi melingkar yang menguji koordinasi tubuh tersebut, para peserta wajib mengambil air dari ember menggunakan cup plastik, lalu berjalan secara bersama-sama menuju garis finish demi mengumpulkan air sebanyak-banyaknya ke dalam galon penampungan dalam tenggat waktu ketat selama 3 menit.

 

Goyangan langkah yang tidak selaras serta langkah kaki yang terburu-buru tak jarang membuat tumpahan air membasahi seragam para peserta, yang justru semakin menambah gelak tawa dan semangat persaudaraan di sepanjang arena pertandingan. Melalui strategi pergerakan yang cepat, ritme langkah yang padu, serta ketenangan luar biasa hingga peluit panjang babak final dibunyikan, kelas XID tampil sangat dominan dan sukses menyabet posisi Juara 1 berkat raihan volume air terbanyak. Sedangkan posisi Juara 2 diraih oleh tim tangguh dari kelas XIIC.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi antusiasme murid dalam mengikuti Lomba Kepiting Air sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PITULASAN. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa permainan sederhana dapat memberikan pembelajaran bermakna bagi murid.

“Melalui lomba seperti ini, murid belajar bahwa keberhasilan dalam sebuah tim membutuhkan kekompakan, komunikasi, dan kemampuan untuk saling menyesuaikan langkah. Hal-hal sederhana seperti menjaga keseimbangan dan bekerja bersama dapat menjadi latihan karakter yang sangat berharga,” tutur Edi Triyanto.

 

“Seragam basah kuyup dari ujung kepala sampai kaki sama sekali tidak jadi masalah buat kami, yang penting strategi untuk melangkah berputar sambil menjaga posisi cup berisi air tetap stabil di tangan bisa berjalan lancar. Pengalaman basah-basahan dan berjuang bareng teman-teman kelas ini betul-betul seru, penuh tawa, dan menjadi kenangan yang tidak bakal terlupakan,” ungkap salah satu murid peserta dari kelas XID dengan wajah sumringah. (www)

Leave a Reply