Berita

Kepala Kantor Dampingi Wali Kota Yogyakarta Safari Tarawih di Masjid Nurusy-Syubban

Yogyakarta (Humas) Pemerintah kota Yogyakarta melaksanakan Safari Tarawih dihadiri Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) , di masjid Nurusy-Syubban Ratmakan, GM I No.695, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada hari Selasa 03/03/2026 bersama Kepala Kankemenag kota Yogyakarta H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng, Kasi Bimas Islam H. Moh Tahrir, SE, MM., Kasi PD Pontren H. Saeful Anwar, S.Ag., MSI. serta masyarakat sekitar Ratmakan Godomanan.

Turut dalam tim safari Assisten Pemerintah dan Kesra Drs Yunianto Dwi Sutono, Pj Sekda Kota Yogyakarta Dedi Budiono, M.Pd,  Staf Ahli Bidang Administrasi Umum  Wahyu Hendratmoko, S.E., Staf ahli bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Pemkot Yogyakarta M.M, Wirawan Hario Yudho, S.H, Kepala Bakesbangpol Kota Yogyakarta Nindyo Dewanto, S.H., M.Hum, Direktur PDAM Tirta Marta H. Dani Darmawan, S.H., M.Kn, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Drs. Nur Hidayat, M.Si, Inspektorat Fitri Paulina S.T, Kepala Dinsos Endang patmintarsih, S.Sos., M.Si, Kepala DPUPKP Umi Akhsanti, Direktur RS Pratama Yogya M.T, Bayu Subagja, M.KN, Ketua Baznas Drs H. Saamsul Azhari, Mantri Pamongpraja Gondomanan, Cahya Wijayanta, S.Sos.

Hasto Wardoyo dalam sambutannya menyampaikan pesan bahwa puasa itu berdampak pada diri kita, fokus utama adalah kebersihan lahir batin. Kebersihan merupakan sebagian dari iman, maka Hasto menyerukan agar masyarakat Langenastran dan sekitarnya sudah melaksanakan program “MASJOS” Masyarakat Jogja Olah Sampah, dengan 5 Langkah Mas JOS:

  1. Pilah sampah sesuai jenis (organik/anorganik).
  2. Bawa sampah anorganik ke Bank Sampah.
  3. Olah sampah organik (misal: komposter, budidaya maggot).
  4. Habiskan makanan (kurangi sampah sisa makanan).
  5. Gunakan wadah berulang (kurangi plastik sekali pakai)

Hasto menambahkan bahwa “sisa makanan sehari di kota Yogya  itu 25 Ton, untuk meminimalisir sampahnya  mari kita habiskan makanan” pungkasnya.

Selanjutnya Hasto Wardoyo juga menyampaikan bahwa dalam menyempurnakan ihtiar , yang jauh dari sempurna, maka memohon doa dari masyarakat kota Yogyakarta agar pemerintah kota Yogya  dalam menjalankan tugas sesuai dengan yang diprogramkan, karena doa orang berpuasa mudah dikabulkan. Menurut Hasto angka perceraian dikota Yogyakarta masih tinggi maka diharapkan dengan puasa dapat menjalin komunikasi dengan anggota keluarga secara baik yakni pada saat berbuka dan sahur, merupakan waktu yang tepat, sehingga meningkatkan kulitas ketahanan keluarga.

Bantuan dari pemerintah kota 10juta, dari Baznas kota Yogyakarta 2 juta rupiah serta obat obatan,PDAM Tirta Marta 2 juta, serta pemberian alat sholat dan alqur’an dari Kemenag kota Yogya, dan buku dari perpustakaan daerah. [Ara_Fani]