Kepala Kantor Berikan Arahan Pada Pendampingan Penyelenggaraan Madrasah Inklusi

Yogyakarta (Humas) Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag kota Yogyakarta gelar kegiatan Pendampingan Penyelenggaraan Madrasah Inklusif Kota Yogyakarta, pada hari Selasa , 24/02/2026 diikuti para penggerak madrasah inklusi , guru magang se kota Yogyakarta 56 orang.

Hadir Kepala Kankemenag kota Yogyakarta H. Ahmad Shidqi, S.Psi, meberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Hj. Elfa Tsuroyya, SPd, MPdI, MPd., Ketua tim 3 Bidang Dikmad H. Abdun Naim, S.Ag, Pengawas Madrasah Makruf Yuniarno, S.PdI, MA.
Ahmad Shidqi menyampaikan bahwa program pendidik madrasah inklusi semoga dapat diterapkan di madrasah kota Yogyakarta. Tujuan pendidik di madrasah inklusi adalah mewujudkan lingkungan pendidikan yang adil, setara dan ramah keberagaman, dimana anak berkebutuhan khusus dan reguler belajar bersama tanpa diskriminasi. Pendidik inklusi berupaya mengembangkan potensi setiap siswa secara optimal, meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri ABK, serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan (ukhuwah) di lingkungan Madrasah. Menurut Ahmad Shidqi, sosialisasi pendidik inklusi baru Kemenag kota Yogyakarta yang melaksanakannya, demikian menurut keterangan Katim 3 Bidang Dikmad Kanwil Kemenag DIY . Memastikan semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, mendapatkan pendidikan layak tanpa pengecualian. Mendorong pendidik menggunakan pendekatan pengajaran yang kreatif, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan individu setiap siswa, tuturnya. Ahmad Shidqi menegaskan tentu upaya tersebut membutuhkan persiapan khusus, dan mari kita belajar bersama sehingga prinsip madrasah berkeadilan dapat terwujud, tandasnya.
Elfa Tsuroyya menuturkan tujuan dari pelaksanaan sosialisasi pendidik madrasah inklusi, dimana merupakan asta protas menteri agama no 4. Pendidikan Unggul, ramah dan terintegrasi Madrasah/PTKI yang berkualitas dan adaptif teknologi, dengan adanya Tim ULD (Unit Layanan Disabilitas) adalah unit pendukung teknis di bidang pendidikan yang bertugas memastikan akses pendidikan setara. Tim ini melakukan asesmen dan mengisi PBS (Profil Berbasis Siswa), sebuah instrumen untuk memetakan hambatan dan kebutuhan khusus siswa agar mendapatkan layanan pendidikan inklusif yang sesuai.
- Fungsi Tim ULD (Pendidikan): Menyediakan layanan disabilitas di sekolah/madrasah inklusi, termasuk menjadi pusat sumber dukungan teknis bagi guru dan siswa.
- Pengisian PBS (Profil Berbasis Siswa): Tim ULD mengisi formulir PBS (sering disebut Profil belajar Siswa) yang mencakup data mendetail mengenai:
- Hambatan belajar.
- Kebutuhan khusus siswa.
- Karakteristik unik dan gaya belajar siswa.
Elfa Tsuroyya menjelaskan bahwa RA di kota Yogyakarta ada yang diberi amanah untuk memberikan layanan siswa RA yang berkebutuhan khusus. [Fani_Ara]



