Berita

Kemenag Kota Yogyakarta Perkuat Tata Kelola melalui Program Satu Data

Yogyakarta (Penmad) — Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus mendorong penguatan tata kelola data melalui implementasi program Satu Data. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Pengolah Data dan Informasi Seksi Pendidikan Madrasah dalam Rapat Koordinasi Pengelola Data Kemenag Kota Yogyakarta yang digelar pada Senin (20/4/2026) di ruang PPID Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Sejalan dengan terbitnya Peraturan menteri Agama (PMA)  No.7 Tahun 2026 Tentang Satu Data Kementerian Agama, maka di bentuklah tim pengelola data dan informasi Kankemenag kota Yogyakarta.

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Pengolah Data dan Informasi sebagai langkah awal mitigasi risiko. Menurutnya, ketersediaan data yang mutakhir dan akurat menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta.

“Pengelolaan data yang baik akan membantu kita mengantisipasi berbagai potensi risiko serta memastikan setiap kebijakan yang diambil berbasis data yang valid dan terkini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Pengelola Data dan Informasi Kantor Kemenag Kota Yogyakarta oleh Kepala Kantor kepada Ketua Tim, Zahara Emilya Girsang, S.Ag.

Zahara menyampaikan bahwa timnya akan melakukan pembaruan data secara berkala setiap triwulan, yang akan diikuti dengan desk evaluasi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika. Ia berharap seluruh unit kerja aktif melaporkan setiap perubahan data kepada sekretaris tim, lengkap dengan keterangan yang jelas.

“Setiap unit kerja diharapkan melaporkan ada atau tidaknya perubahan data secara rutin, sehingga proses pembaruan dapat berjalan optimal,” tutur Zahara.

Sementara itu, Ahmad Mustafid menambahkan bahwa akan dilaksanakan forum group discussion (FGD) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) guna mengukur serta menyinkronkan data antarinstansi. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan integrasi data yang akurat dalam kerangka Satu Data Kemenag Kota Yogyakarta.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan tata kelola data yang terintegrasi dan berkualitas. “Salam Satu Data Indonesia,” pungkasnya. (Penmad)