Berita

Kemenag Kota Yogyakarta Matangkan STQH 2026, Ahmad Shidqi: Bukan Sekadar Mencari Juara

Yogyakarta (Humas) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta matangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026 melalui rapat koordinasi Dewan Hakim dan Panitia, Senin (31/8/2026), di Aula 1 Kemenag Kota Yogyakarta.

Koordinasi menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan STQH berlangsung objektif, profesional, tertib, dan mampu menghadirkan kompetisi yang berkualitas. Dewan Hakim dan panitia diharapkan memiliki kesamaan persepsi dalam menjalankan tugas, sehingga seluruh rangkaian STQH tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga memberi dampak substantif bagi penguatan syiar Al-Qur’an di Kota Yogyakarta.

Kepala Kemenag Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi menegaskan, STQH tidak semata-mata berorientasi pada perlombaan dan pencapaian prestasi. Lebih dari itu, STQH harus menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menghadirkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.

“Nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari dan dilombakan jangan berhenti di panggung perlombaan. Harapannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga STQH mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pesan Ahmad Shidqi.

Kepada Dewan Hakim dan Panitia, Ahmad Shidqi menekankan pentingnya menjaga integritas, objektivitas, profesionalitas, dan amanah dalam setiap tahapan pelaksanaan. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan dan proses penilaian turut menentukan marwah STQH sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi Qur’ani.

Karena itu, keberhasilan STQH tidak hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas generasi Qur’ani, memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta memperluas syiar Al-Qur’an di Kota Yogyakarta.(Nis)

 

Leave a Reply