Kemenag Kota Yogyakarta Launching Aplikasi Prasasti, Perkuat Digitalisasi Sarpras

Yogyakarta (Humas) — Semangat kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta diwarnai dengan langkah nyata memperkuat transformasi digital. Di tengah rangkaian jalan sehat Semarak 17 Agustus, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta resmi meluncurkan Aplikasi Prasasti, aplikasi peminjaman ruangan dan sarana prasarana (sarpras) terintegrasi, Jumat (14/8/2026).
Launching yang dipusatkan di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta tersebut dihadiri jajaran pimpinan, ASN bawah atap, serta perwakilan KUA se-Kota Yogyakarta. Kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Yogyakarta.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, menegaskan bahwa kehadiran Aplikasi Prasasti menjadi bagian dari komitmen Kemenag Kota Yogyakarta untuk terus menghadirkan tata kelola layanan yang semakin mudah, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Aplikasi Prasasti dirancang untuk memudahkan jajaran dalam memanfaatkan berbagai ruangan dan sarana prasarana yang dimiliki Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Melalui sistem yang terintegrasi, proses peminjaman dan pemanfaatan sarpras diharapkan menjadi lebih tertata, mudah, serta memberikan kepastian dalam penggunaannya.
Dalam sambutannya, Ahmad Shidqi menekankan bahwa digitalisasi harus menghadirkan kemudahan dan menjadi solusi bagi kebutuhan organisasi. Kehadiran aplikasi, menurutnya, bukan semata-mata tentang penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu menunjang efektivitas kerja dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh jajaran.
“Dengan aplikasi ini, pemanfaatan ruangan maupun sarana prasarana yang dimiliki Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terintegrasi. Ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk terus melakukan inovasi dalam mendukung pelayanan dan tata kelola organisasi,” ujarnya.
Ahmad Shidqi kemudian secara resmi melaunching Aplikasi Prasasti. “Dengan mengucap bismillah, kita resmikan secara resmi Aplikasi Prasasti Kemenag Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Peluncuran tersebut menandai langkah baru dalam pengelolaan sarana dan prasarana di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta. Melalui aplikasi ini, penggunaan ruangan maupun sarpras tidak lagi hanya mengandalkan mekanisme manual, tetapi diarahkan pada sistem digital yang lebih terintegrasi dan mudah dimanfaatkan oleh pengguna.
Launching Aplikasi Prasasti menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Semarak 17 Agustus Kemenag Kota Yogyakarta yang dikemas dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti seluruh jajaran pimpinan, ASN bawah atap, dan perwakilan KUA se-Kota Yogyakarta.
Ketua Panitia, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Yogyakarta Ahmad Mustafid, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas untuk membangun suasana kemerdekaan yang gegap gembita sekaligus mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar Kemenag Kota Yogyakarta.
“Hari ini acara kita bersama untuk kita gegap gembita. Maka kita berkomitmen untuk membersamai semua penampilan peserta,” ujar Ahmad Mustafid.
Menurutnya, semarak kemerdekaan menjadi momentum untuk membangun kebersamaan seluruh unsur di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta. Tidak hanya menjadi perayaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kekompakan dan rasa memiliki sebagai satu keluarga besar Kementerian Agama.
Semangat tersebut tampak dalam suasana kegiatan yang berlangsung meriah. Jajaran pimpinan dan ASN dari berbagai unit kerja membaur dalam satu kegiatan, mencerminkan kebersamaan lintas unit dan satuan kerja.
Dukungan terhadap kegiatan juga diberikan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Yogyakarta. Dalam sambutannya, Afrizal perwakilan BSI menilai momentum peringatan kemerdekaan ke-81 RI memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial.
“Momentum menyambut 17 Agustus ini sudah 81 tahun dan ini bukan seremoni saja, namun tetap menjaga dan meneruskan cita-cita bangsa ini,” ungkap perwakilan BSI.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat kegiatan Kemenag Kota Yogyakarta yang tidak hanya menghadirkan kemeriahan dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga mengisinya dengan inovasi dan penguatan tata kelola organisasi.
Launching Aplikasi Prasasti menjadi salah satu wujud konkret bagaimana semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam lingkungan birokrasi. Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kebersamaan, tetapi juga melalui keberanian untuk berinovasi, melakukan transformasi, dan menghadirkan kemudahan dalam bekerja.
Melalui Aplikasi Prasasti, Kemenag Kota Yogyakarta terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sarana prasarana. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen untuk membangun tata kelola yang lebih efektif, transparan, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Dengan semangat “Merdeka Berinovasi, Mudah Melayani”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kemenag Kota Yogyakarta pun tidak berhenti pada kemeriahan kegiatan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui kerja, inovasi, kolaborasi, dan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.(Nis)





