Berita

Kemenag Kota Yogyakarta Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berkarakter dan Berprestasi melalui MTQ Pelajar

Yogyakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta mengapresiasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar Sekolah Umum Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berkarakter Kuat, Berprestasi Hebat: Membangun Generasi Qur’ani untuk Yogyakarta yang Berbudaya” ini menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun karakter pelajar yang religius, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA Kota Yogyakarta tersebut berlangsung di Aula SMA Negeri 11 Yogyakarta, Sabtu (31/10/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Ahmad Mustafid, yang hadir sekaligus menyampaikan sambutan dan memimpin doa pembukaan.

Dalam sambutannya, Ahmad Mustafid menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada MGMP PAI SMA Kota Yogyakarta, para guru, panitia, serta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, MTQ pelajar bukan sekadar ajang perlombaan untuk mengukur kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga merupakan ruang pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan agama tidak hanya tercermin dari kemampuan peserta didik dalam menguasai materi keagamaan, tetapi juga dari bagaimana nilai-nilai tersebut terwujud dalam sikap, perilaku, dan karakter. Karena itu, kegiatan MTQ perlu dimaknai sebagai sarana membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa generasi Qur’ani yang diharapkan bukan hanya generasi yang fasih membaca dan menghafal ayat-ayat suci, melainkan generasi yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Dengan demikian, prestasi yang diraih dapat berjalan beriringan dengan penguatan akhlak dan karakter.

Kemenag Kota Yogyakarta memandang kegiatan ini memiliki arti penting dalam memperkuat sinergi pembinaan pendidikan agama Islam di sekolah umum. Kolaborasi antara guru PAI, satuan pendidikan, MGMP, dan Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendidikan agama yang tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi juga menyentuh pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Mustafid juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian MTQ dapat berjalan lancar, tertib, dan membawa keberkahan. Ia berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, memperoleh pengalaman berharga, serta menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, dan memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Yogyakarta berharap lahir semakin banyak generasi muda yang memiliki kecakapan keagamaan, berkarakter kuat, berwawasan luas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Semangat membumikan Al-Qur’an di lingkungan sekolah diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Yogyakarta yang religius, berbudaya, dan berkemajuan.

MTQ Pelajar SMA Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan pembinaan generasi Qur’ani yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran pendidikan agama dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.(Nis)

Leave a Reply