Berita

Kecakapan IT Meningkat, KUA Mantrijeron Siap Wujudkan Layanan Keagamaan Adaptif

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus diwujudkan KUA Mantrijeron melalui penguatan kompetensi digital aparatur. Empat pegawai KUA Mantrijeron berhasil menuntaskan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kecakapan Teknologi Informasi (IT) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta selama enam hari di MAN 1 Yogyakarta. Kegiatan tersebut resmi ditutup pada Kamis (2/7/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

Selama mengikuti bimtek, para peserta memperoleh berbagai materi yang mendukung transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama, di antaranya penguasaan Microsoft Office, Google Workspace, pengelolaan data digital, keamanan siber, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung administrasi dan pelayanan keagamaan.

Pada acara penutupan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan bimtek. Ia berharap kompetensi digital yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehingga mampu mendukung transformasi digital dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag., menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan KUA di era digital.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama bimtek dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, efektif, dan profesional. KUA harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu memberikan layanan yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Setyo menambahkan, penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi penting bagi kemajuan organisasi. Dengan aparatur yang memiliki kecakapan digital, KUA Mantrijeron optimistis dapat menghadirkan layanan keagamaan yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui peningkatan kompetensi IT ini, KUA Mantrijeron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi digital Kementerian Agama serta mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional, modern, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (FR)

Leave a Reply