Berita

Kasubag TU Hadiri Giat FKDT Kota Yogyakarta 2025

Yogyakarta – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Yogyakarta menyelenggarakan peringatan Hari Santri 2025 dengan tajuk “GIAT FKDT Kota Yogyakarta”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Masjid Pangeran Diponegoro, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, dan diikuti oleh 350 santri serta ustadz Madin dari seluruh penjuru Kota Yogyakarta.

Acara ini mengusung semangat silaturahmi dan penguatan Madrasah Diniyah, dengan rangkaian kegiatan berupa Launching Video Profil FKDT Kota Yogyakarta oleh Wali Kota, Pentas Kreasi Santri Madrah Diniyah, penganugerahan apresiasi kepada Santri Juara Nasional PORSADIN VI Tahun 2024 di Lampung, serta penyampaian Kisah Teladan oleh pendongeng nasional, Kak BIMO.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), hadir secara langsung dan membuka kegiatan dengan sambutan yang menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota terhadap keberadaan Madrasah Diniyah sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Hadir pula sejumlah tokoh daerah lainnya, di antaranya anggota DPRD Kota Yogyakarta, Sigit Nurcahyo, S.H., dan Solihul Hadi, S.H., M.Kn., serta pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, yaitu H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum. selaku Kepala Subbag TU beserta Kasi PD Pontren, H. Saeful Anwar, S.Ag., M.S.I. Hadir pula Muhsonef, S.H.I., M.S.I. selaku Dewan Pembina FKDT Kota Yogyakarta, dan Para kepala Madin se-Kota Yogyakarta. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan lintas lembaga terhadap eksistensi dan perkembangan Madin di Kota Yogyakarta.

Nizam Zulfa, S.Ag., M.Ag., selaku Ketua Pelaksana Kegiatan dalam sambutannya menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya menjadi peringatan Hari Santri dan Hari Guru, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah antar-Madin. Ia menambahkan bahwa peluncuran Video Profil FKDT dilakukan sebagai langkah mempertegas identitas dan memperkuat semangat kolektif dalam mengawal keberlanjutan pendidikan diniyah. Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada dua santri Madin Kota Yogyakarta yang berhasil meraih juara pada ajang PORSADINAS 2024 di Lampung.

Ketua FKDT Kota Yogyakarta, Hadiatul Munawaroh, S.Sos.I., menjelaskan bahwa FKDT menaungi 41 Madrasah Diniyah di wilayah Kota Yogyakarta. Ia juga menyoroti agenda besar dua tahunan FKDT yakni PORSADIN, yang dijadwalkan kembali terselenggara pada tahun 2026 mendatang sebagai ajang kompetisi dan silaturahmi antar-santri Madin.

Dalam sambutannya, Kasubbag TU Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Mustafid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang selama ini telah mendukung Madin sebagai lembaga pendidikan Islam yang juga menjadi bagian penting dari tugas Kementerian Agama.

Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan Pentas Kreasi Santri, menampilkan beragam bakat seperti puisi Islami, silat, hadroh, lalaran, hingga paduan suara. Antusiasme para santri tampak jelas di sepanjang penampilan tersebut.

Sebagai penutup, Kak Bimo menyampaikan Kisah Teladan mengenai sejarah Hari Santri, yang dibawakan dengan gaya khasnya yang penuh energi dan komunikatif. Para santri terlihat begitu antusias mengikuti cerita tersebut hingga akhir.

Peringatan Hari Santri 2025 yang diselenggarakan FKDT Kota Yogyakarta berlangsung hangat, meriah, dan penuh nilai kebersamaan, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat Madrasah Diniyah sebagai pilar pembentuk karakter generasi muda. (ab)