Berita

Kakanwil Kemenag DIY Titip Tiga Bekal kepada Murid MAN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., meminta murid MAN 1 Yogyakarta yang akan berlaga di tingkat nasional tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga integritas dan membawa karakter budaya Yogyakarta.

 

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Bahiej saat menerima enam murid MAN 1 Yogyakarta yang berpamitan sekaligus memohon doa restu sebelum mengikuti sejumlah ajang nasional 2026 di ruang kerja Kakanwil Kemenag DIY, Selasa (8/9/2026).

 

Ahmad Bahiej menekankan tiga bekal utama yang harus dimiliki para delegasi, yakni kualitas, integritas, dan filosofi.

“Kalian bertanding tidak hanya membawa nama pribadi. Saat melangkah di tingkat nasional, kalian membawa dan menjaga minimal lima nama besar, yaitu diri sendiri, keluarga, MAN 1 Yogyakarta, Kemenag D.I. Yogyakarta, dan Provinsi D.I. Yogyakarta. Maka berikanlah yang terbaik,” tandas Ahmad Bahiej.

 

Menurutnya, kualitas harus ditunjukkan melalui kompetensi terbaik, daya juang, dan semangat pantang menyerah. Sementara integritas diwujudkan melalui kejujuran, keluhuran budi, dan sportivitas selama mengikuti kompetisi.

 

Adapun filosofi, kata Ahmad Bahiej, berkaitan dengan identitas budaya yang dibawa para delegasi sebagai bagian dari masyarakat Yogyakarta. Kesopanan, keramahan, dan tata krama perlu tetap ditunjukkan ketika berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Selain memberikan arahan kepada para delegasi, Ahmad Bahiej menyampaikan gagasan agar madrasah memperkuat dokumentasi rekam jejak prestasi murid. Ia mengusulkan agar lulusan tidak hanya menerima ijazah dan transkrip nilai, tetapi juga dibekali dokumen ketiga berupa portofolio prestasi.

 

Portofolio tersebut dapat memuat berbagai capaian murid selama tiga tahun menempuh pendidikan di MAN 1 Yogyakarta. Menurutnya, rekam jejak itu penting sebagai dokumentasi perjalanan prestasi sekaligus bagian dari penghargaan atas proses yang telah dilalui murid.

 

Enam murid yang menerima arahan tersebut adalah Tomzy Arzuleo dan Arinda Isma Al Maidani yang akan mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-XXXI di Semarang; Talitha Andriani Nurhidayati sebagai finalis OSN bidang Kimia di Malang; Shufia Aghnia sebagai Duta GenRe Putri Yogyakarta pada ADUJAKNAS di Jakarta; serta Nabielah Nihlatul Maula dan Muhammad Farrel Rizky Setiawan sebagai finalis FIKSI di Bali.

 

Kepala MAN 1 Yogyakarta H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih atas arahan dan perhatian Kakanwil Kemenag DIY. Ia menegaskan madrasah akan terus memberikan pendampingan agar para murid memiliki kesiapan yang optimal sebelum berkompetisi.

“Setiap upaya dan kegiatan yang dilakukan murid tidak hanya memberikan dampak positif bagi perkembangan pribadi, tetapi juga turut memberikan kontribusi bagi kemajuan dan nama baik MAN 1 Yogyakarta,” ujar Edi.

 

Audiensi tersebut dihadiri Ketua Tim Kelembagaan dan Sistem Informasi Bidang Dikmad Kanwil Kemenag DIY H. Abdul Naim, S.Ag., M.S.I., Kepala Tata Usaha MAN 1 Yogyakarta Isti Wahyuni, S.E., M.M., Waka Kesiswaan Muhammad Amin, S.Ag., M.A., dan Waka Humas Apriyata Dzikry Romadhon, S.Hum.

 

Melalui arahan tersebut, para delegasi diingatkan bahwa kompetisi nasional bukan hanya tentang hasil akhir. Kualitas kompetensi, integritas dalam bertanding, serta sikap yang mencerminkan karakter Yogyakarta menjadi bagian dari tanggung jawab mereka saat membawa nama MAN 1 Yogyakarta dan DIY. (adr)

Leave a Reply