Kakan Kemenag Kota Yogyakarta Dampingi Kakanwil DIY Saksikan Penampilan Memukau Paduan Suara Remaja di Pesparawi Nasional XIV

Manokwari (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., bersama para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-DIY mendampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY menyaksikan penampilan cabang lomba Paduan Suara Remaja dalam ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kampus Universitas Papua (UNIPA), Manokwari, Papua Barat, Senin (22/6/2026).
Penampilan Paduan Suara Remaja kontingen DIY berhasil memukau para penonton yang memenuhi aula perlombaan. Harmonisasi suara yang padu, penghayatan yang mendalam, serta kekompakan para peserta menghadirkan suasana yang menginspirasi dan mengundang apresiasi dari hadirin.
Dalam keterangannya, Ahmad Shidqi menegaskan bahwa Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni suara gerejawi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.
“Melalui paduan suara, kita belajar tentang harmoni, kerja sama, dan saling menghargai. Setiap suara memiliki peran penting untuk menghasilkan keindahan bersama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus kita pelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan penonton untuk tidak hanya menikmati keindahan musik yang dibawakan, tetapi juga meresapi pesan yang terkandung dalam setiap lagu.
“Setiap lagu yang dinyanyikan memiliki makna dan ajaran yang baik. Karena itu, mari kita tidak sekadar mendengar, tetapi juga meresapi pesan-pesan yang terkandung di dalamnya sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kehadiran jajaran Kementerian Agama DIY dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi kepada para peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengharumkan nama daerah pada ajang Pesparawi Nasional XIV. Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun selama kegiatan diharapkan semakin memperkuat kerukunan dan moderasi beragama di tengah masyarakat. (trididik)



