Berita

Jaga Sinergisitas, Penyuluh Agama KUA Gedongtengen Menjadi Inspektur Upacara di SD Negeri Gedongtengen

Yogyakarta, Senin (3/8/2026) – Dalam rangka memperkuat sinergisitas dan kerja sama antara KUA Gedongtengen dengan dunia pendidikan, Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Samsul Ma’arif, bertindak sebagai inspektur upacara bendera di SD Negeri Gedongtengen pada Senin, 3 Agustus 2026.

Upacara berlangsung dengan khidmat, penuh semangat, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, dewan guru, serta karyawan SD Negeri Gedongtengen. Kehadiran Penyuluh Agama sebagai inspektur upacara menjadi wujud nyata kolaborasi antara Kementerian Agama dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.

Dalam amanatnya, Samsul Ma’arif menyampaikan bahwa untuk menjadi Generasi Emas Indonesia, seorang pelajar tidak cukup hanya memiliki kecerdasan dan prestasi akademik. Lebih dari itu, generasi penerus harus memiliki akhlak mulia, kedisiplinan, dan kejujuran sebagai fondasi utama dalam meraih masa depan yang gemilang.

Beliau menegaskan ada tiga kunci yang harus dipegang oleh setiap siswa agar tumbuh menjadi generasi yang unggul, yaitu:

1. Rajin belajar untuk menambah ilmu pengetahuan dan mengembangkan potensi diri.
2. Rajin beribadah sebagai bekal membentuk keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
3. Berbuat baik kepada semua orang sebagai wujud akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak yang hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang berakhlak baik, disiplin, jujur, rajin belajar, rajin beribadah, dan senantiasa berbuat baik kepada siapa pun,” pesan Samsul Ma’arif di hadapan seluruh peserta upacara.

Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara KUA Gedongtengen dan SD Negeri Gedongtengen serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, karakter, dan nasionalisme kepada peserta didik sejak dini demi terwujudnya Generasi Emas Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing.[sams]