Berita

FBS dan Universitas AKPRIND Tinjau Lokasi Bank Sampah MAN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — MAN 1 Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Forum Bank Sampah (FBS) Kota Yogyakarta dan Universitas AKPRIND.

 

Setelah sebelumnya dilaksanakan sosialisasi bank sampah sekolah dan program Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah), kegiatan dilanjutkan dengan survei kondisi lingkungan madrasah dan lokasi bank sampah MAN 1 Yogyakarta.

 

Survei dilakukan untuk mengetahui kondisi serta kesiapan madrasah dalam mengembangkan pengelolaan sampah melalui bank sampah. Tim dari FBS Kota Yogyakarta dan Universitas AKPRIND melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekolah, lokasi bank sampah, serta berbagai aspek yang mendukung pelaksanaan program.

 

Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan peninjauan tersebut. Edi berharap keberadaan bank sampah dapat menjadi sarana edukasi sekaligus penggerak budaya peduli lingkungan di MAN 1 Yogyakarta.

“Kami berharap bank sampah di MAN 1 Yogyakarta dapat terus berkembang dan melibatkan lebih banyak warga madrasah. Para duta lingkungan diharapkan menjadi penggerak yang memberikan contoh nyata kepada teman-temannya,” ujar Edi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pendampingan pengelolaan bank sampah yang dilakukan oleh FBS Kota Yogyakarta bersama Universitas AKPRIND kepada sejumlah sekolah di Kota Yogyakarta. MAN 1 Yogyakarta menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan pendampingan dalam program tersebut.

 

Pendampingan akan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi pemetaan, pelaksanaan, monitoring, hingga penyerahan nomor registrasi bank sampah. Tahapan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah memiliki sistem pengelolaan bank sampah yang lebih terarah, tertib, dan berkelanjutan.

 

Kerja sama antara MAN 1 Yogyakarta, FBS Kota Yogyakarta, dan Universitas AKPRIND diharapkan tidak hanya meningkatkan pengelolaan sampah secara teknis, tetapi juga membangun kesadaran seluruh warga madrasah untuk memilah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

 

Dengan adanya pendampingan tersebut, MAN 1 Yogyakarta berkomitmen menjadikan bank sampah sebagai bagian dari budaya peduli lingkungan sekaligus sarana edukasi bagi murid untuk menerapkan perilaku hidup yang lebih ramah lingkungan. (mzs)

Leave a Reply