Berita

DWP Kemenag Kota Yogyakarta Giat Wujudkan Ekoteologi dan Lestarikan Budaya melalui Lomba Hantaran Jajan Pasar

Yogyakarta (Humas) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar kegiatan bertema “Ekoteologi dan Kreativitas Hantaran Jajan Pasar” di Aula I Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anggota DWP untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus melestarikan budaya melalui kreativitas pangan tradisional.

Kegiatan diikuti anggota DWP di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta. Rangkaian kegiatan dikemas dengan berbagai aktivitas edukatif dan kreatif, meliputi pembuatan eco enzyme, lomba hantaran jajan pasar, serta bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) DWP.

Pembuatan eco enzyme menghadirkan narasumber dari tim MAN 2 Yogyakarta. Peserta mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan ekoteologi, yakni membangun kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia dalam merawat ciptaan Tuhan.

Selain kegiatan lingkungan, DWP juga menggelar Lomba Hantaran Jajan Pasar Kreatif dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Peserta ditantang mengolah dan menata berbagai jajanan tradisional menjadi hantaran untuk seserahan manten dengan tampilan menarik, kreatif, dan tetap mengedepankan kekayaan kuliner tradisional.

Kegiatan semakin semarak dengan Bazar Produk UMKM DWP. Berbagai produk hasil karya anggota DWP ditampilkan dan diperjualbelikan, mulai dari makanan, minyak goreng, hingga produk ramah lingkungan hasil karya MAN 2 Yogyakarta. Bazar tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mendorong kreativitas dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua DWP Kemenag Kota Yogyakarta, Hj. Eni Kartika Sari Ahmad Shidqi, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya DWP dalam mendukung kepedulian lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan anggota.

“Pertemuan DWP Kemenag Kota Yogyakarta kali ini dalam rangka mewujudkan ekoteologi melalui pengelolaan sampah yang dipandu Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., bersama tim APeL Mandaya (Agen Perubahan Lingkungan). Selain itu, kami mengadakan lomba hantaran jajan pasar untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia,” ungkapnya.

Eni Kartika Sari juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap anak di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membangun karakter, memberikan edukasi yang tepat, serta menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang aman dan positif.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., memberikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan DWP.

“DWP merupakan mitra strategis Kemenag. Kegiatan ini mendukung program dalam mewujudkan ekoteologi sekaligus menjadi ruang kreativitas bagi ibu-ibu DWP Kemenag Kota Yogyakarta,” tuturnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui tindakan nyata yang dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Demikian pula pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara sederhana, salah satunya melalui pengenalan dan pengembangan kuliner tradisional.

Pada penghujung kegiatan, diumumkan para pemenang Lomba Hantaran Jajan Pasar untuk Seserahan Manten. Juara I diraih Pendis, Juara II MIN 1, dan Juara III MTsN 1. Sementara itu, Juara Harapan I diraih MAN 1, Juara Harapan II  Keuangan-Zawa, serta Juara Harapan III diraih bersama oleh KUA Gedongtengen, KUA Wirobrajan, KUA Tegalrejo, dan KUA Jetis.

Melalui kegiatan tersebut, DWP Kemenag Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan. Semangat tersebut diharapkan terus berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan.[Janti]

Leave a Reply