Berita

Desk Evaluasi Kemenag Dalam Angka Perkuat Integrasi Data Satu Pintu

Yogyakarta (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Desk Evaluasi Kemenag Dalam Angka Tahun 2025 pada Senin (18/5/2026) di Ruang PPID Kantor Kemenag Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengelola data dan informasi dari masing-masing seksi dan penyelenggara sebagai bagian dari finalisasi penyusunan data yang akan dicetak dan diterbitkan pada Juni 2026 mendatang.

Pengelola Data dan Informasi Seksi Pendidikan Madrasah, Lisia Setiawati, turut hadir bersama peserta lainnya dalam forum evaluasi tersebut. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan validitas, sinkronisasi, dan keterpaduan data Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Ketua Tim Pengolah Data Kemenag Kota Yogyakarta, Zahara Emilya Girsang, S.Ag., menegaskan bahwa evaluasi dilakukan untuk menelaah kembali kelengkapan dan kesesuaian data dari masing-masing seksi dan penyelenggara sebelum proses publikasi.

“Desk evaluasi ini dilakukan untuk mengevaluasi data masing-masing seksi dan penyelenggara dalam Kemenag Dalam Angka Tahun 2025 yang akan dicetak dan diterbitkan pada Juni 2026,” ujarnya.

Zahara juga berharap penyajian data di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta dapat terintegrasi dalam satu sistem pengelolaan yang terpadu dan akurat. Menurutnya, penguatan tata kelola data menjadi bagian penting dalam mendukung layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses.

“Harapannya, data yang disuguhkan Kemenag Kota Yogyakarta dapat tersaji melalui satu pintu Tim Pengolah Data Kemenag Kota Yogyakarta,” tambahnya.

Selain evaluasi dan pencermatan data, kegiatan juga diisi dengan diskusi teknis terkait sinkronisasi data antarunit kerja. Pada akhir kegiatan dilakukan penandatanganan berita acara serah terima data yang dipandu oleh Sekretaris Tim Pengolah Data, Kadharmesthan Gilang Pratama, S.Sat.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Yogyakarta terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan data yang valid, terintegrasi, dan menjadi rujukan bersama dalam mendukung perencanaan program serta pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Leave a Reply