Dari Pinggiran Kali Winongo, Cahaya Al-Qur’an Terus Menyala Lewat Dedikasi Penyuluh Agama

Yogyakarta – Di balik setiap lembaran Al-Qur’an yang dibaca, tersimpan semangat belajar dan harapan untuk semakin dekat kepada Allah SWT. Semangat inilah yang terus dihidupkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) berdampak di MTCQ Mushola Al Ikhwan, Gampingan, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran Al-Qur’an yang diikuti dengan antusias oleh jamaah, mayoritas ibu-ibu. Pembelajaran dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah bagi pemula hingga tahsin bagi peserta yang sudah mampu membaca Al-Qur’an.
Meski berada di kawasan pinggiran Kali Winongo, semangat para jamaah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an tidak surut. Mereka tetap istiqamah mengikuti pembelajaran dengan penuh kesungguhan.
Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan hadir tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang membimbing dengan pendekatan humanis dan penuh ketelatenan. Setiap peserta diarahkan sesuai kemampuan masing-masing sehingga suasana belajar berlangsung hangat dan inklusif.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen KUA Wirobrajan dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak, mudah diakses, dan dekat dengan masyarakat. Penguatan literasi Al-Qur’an diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap huruf Al-Qur’an yang dipelajari adalah cahaya yang menerangi hati. Literasi Al-Qur’an bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi ikhtiar membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan berkarakter Qur’ani,” menjadi semangat yang terus diusung dalam setiap pengabdian Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan.[ekoAW]



