Bentengi Anak dari Pergaulan Negatif, Penyuluh KUA Mergangsan Ajak Jamaah Teladani Rasulullah dalam Keluarga

Yogyakarta (KUA Mergangsan) – Keluarga yang hangat, penuh kasih sayang, dan dibangun dengan komunikasi yang baik menjadi benteng utama dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd., dalam kegiatan TADABBUR (Tausiyah dan Doa Ba’da Dhuhur) di Masjid Al Amin Keparakan Lor, Senin (22/6/2026).
Dalam tausiyahnya, Hari Purnomo mengajak jamaah untuk meneladani Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam membangun kehidupan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Menurutnya, Rasulullah merupakan sosok teladan yang senantiasa memperlakukan istri, anak, orang tua, dan kerabat dengan kelembutan, perhatian, serta akhlak yang mulia.
“Keteladanan Rasulullah dalam keluarga sangat relevan diterapkan pada masa sekarang. Keluarga yang dipenuhi kasih sayang dan komunikasi yang baik akan melahirkan anak-anak yang kuat secara mental, emosional, dan spiritual,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak menjadi salah satu kunci utama terciptanya keluarga yang kokoh. Anak yang merasa dicintai, didengarkan, dan dihargai akan lebih nyaman menjadikan rumah sebagai tempat berbagi cerita dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapinya.
Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi semakin penting di tengah masih munculnya berbagai kasus kenakalan remaja dan tindak kekerasan yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Karena itu, keluarga harus hadir sebagai lingkungan pertama dan utama dalam mendidik, membimbing, serta melindungi anak-anak dari pengaruh pergaulan yang merugikan.
Selain membahas keteladanan Rasulullah dalam kehidupan keluarga, Hari Purnomo juga mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang sering kali luput dari perhatian, yakni kesempatan untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid.
“Tidak semua orang mendapatkan kemudahan untuk hadir memenuhi panggilan Allah. Maka kemampuan untuk melaksanakan shalat berjamaah merupakan nikmat besar yang patut kita syukuri,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengikuti ajaran Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam setiap aspek kehidupan sebagai jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan meneladani beliau, seorang muslim diharapkan dapat meraih rahmat, keberkahan, dan ridha Allah SWT.
Kegiatan TADABBUR yang rutin dilaksanakan setelah shalat Dhuhur ini menjadi salah satu sarana pembinaan umat yang efektif dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat keimanan, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kemantren Mergangsan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyejukkan dan membumi, guna memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.(HP)



