Bekal Akhirat Jadi Pesan Utama, Cahaya Mimbar KUA Wirobrajan Hadirkan Pencerahan bagi Umat

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Komitmen mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat terus diwujudkan KUA Wirobrajan melalui program Cahaya Mimbar. Pada Senin (22/6/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada jamaah Masjid Ikhwatun Hasanah, Pakuncen, dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H.
Dalam tausiyahnya, Eko Agus Wibowo mengangkat pesan-pesan penuh hikmah dari pidato pertama Rasulullah SAW saat tiba di Madinah. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa mempersiapkan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat dengan menyadari bahwa kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia.
“Setiap nikmat yang Allah SWT berikan akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, kita perlu mempersiapkan bekal amal saleh sejak sekarang sebagai investasi untuk kehidupan setelah mati,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperbanyak sedekah sebagai salah satu amalan yang dapat menjadi pelindung dari api neraka. Menurutnya, sedekah tidak selalu harus berupa harta benda. Ketika belum memiliki kemampuan untuk berbagi secara materi, setiap muslim tetap dapat bersedekah melalui ucapan yang baik, santun, dan menyejukkan hati sesama.
“Kalimat yang baik adalah sedekah. Maka jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apa pun, termasuk menjaga lisan dan menyampaikan kata-kata yang membawa manfaat,” pesannya.
Jamaah mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan antusias. Materi yang disampaikan tidak hanya menjadi pengingat tentang kehidupan akhirat, tetapi juga memberikan motivasi untuk memperbanyak amal kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program Cahaya Mimbar, KUA Wirobrajan terus berupaya menghadirkan bimbingan dan penyuluhan agama yang membumi, mencerahkan, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Program ini menjadi salah satu ikhtiar dalam membangun umat yang religius, berakhlak mulia, dan siap menghadapi kehidupan dunia maupun akhirat.(EkoAW)



