Berita

ASN Kemenag Yogya Asah Kemampuan MC dan Protokol

Yogyakarta (Humas)— Upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara kedinasan terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Master of Ceremony (MC) dan Keprotokolan yang digelar di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Rabu (17/6/26).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan ASN perwakilan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Yogyakarta, mulai dari Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, hingga ASN bawah atap kantor. Selain itu, kegiatan juga didukung oleh 10 orang panitia.

Hadir sebagai narasumber Kepala Subbagian Protokol Pemerintah Kota Yogyakarta Dwianto Supaham yang membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam pelaksanaan tugas keprotokolan serta teknik menjadi pembawa acara yang profesional sesuai etika kedinasan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa penyelenggaraan sebuah acara resmi tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Terdapat kaidah dan aturan yang harus dipahami serta diterapkan agar acara dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh penghormatan.

“Dalam setiap kegiatan kedinasan ada kaidah yang harus kita ikuti agar acara berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan. Karena itu kita perlu belajar dari bagian protokol Pemerintah Kota Yogyakarta agar dapat kita implementasikan di lingkungan Kementerian Agama Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peran MC sangat menentukan keberhasilan sebuah kegiatan. Seorang MC tidak hanya bertugas membacakan susunan acara, tetapi juga menjadi pengarah jalannya kegiatan sehingga mampu menciptakan suasana yang tertib, nyaman, dan sesuai dengan tujuan acara.

“MC adalah bagian penting dari jalannya sebuah acara. Kata-kata yang tepat dan pantas harus dipahami oleh seorang MC. Saya berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan sesuai etika kedinasan dalam setiap kegiatan yang kita laksanakan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang telah berkenan meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada jajaran ASN Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kasubbag Tata Usaha, Ahmad Mustafid, dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda Bimtek MC dan Keprotokolan merupakan program yang telah lama direncanakan dan akhirnya dapat terlaksana pada tahun ini.

“Agenda bimtek MC dan protokol ini sudah lama direncanakan. Dan hari ini adalah waktu yang terbaik untuk melaksanakannya. Peserta yang hadir merupakan orang-orang pilihan dari satuan kerja masing-masing, baik dari KUA, madrasah, maupun ASN bawah atap kantor,” ungkapnya.

Menurut Mustafid, sukses atau tidaknya sebuah acara sering kali ditentukan oleh kemampuan seorang MC dalam memandu jalannya kegiatan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi di bidang MC dan keprotokolan menjadi kebutuhan yang penting bagi ASN.

“Hari ini merupakan kegiatan yang sangat penting. Mari ikuti dengan semangat karena ini merupakan bentuk dedikasi kita untuk mewujudkan penyelenggaraan layanan dan kegiatan kantor yang semakin baik,” pesannya.

Sepanjang kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Interaksi aktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, hingga praktik keprotokolan menunjukkan tingginya minat peserta untuk meningkatkan kemampuan dalam memandu acara resmi dan memahami tata kelola keprotokolan yang baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sumber daya ASN yang memiliki kemampuan komunikasi publik, penguasaan tata acara, serta pemahaman keprotokolan yang memadai sehingga mampu mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan kedinasan secara profesional, tertib, dan berwibawa di lingkungan Kementerian Agama Kota Yogyakarta. (Nis)

Leave a Reply