APRI Kota Yogyakarta Tingkatkan Kompetensi Penghulu melalui Simulasi Pelaksanaan Akad Nikah

Yogyakarta (APRI) – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kompetensi Penghulu melalui simulasi pelaksanaan peristiwa nikah pada Rabu (15/7/2026) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kotagede. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Penghulu Ahli Pertama se-Kota Yogyakarta sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas, kompetensi teknis, serta keseragaman pelayanan pencatatan nikah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan standar operasional yang berlaku.
Ketua APRI Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa penghulu memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap penghulu mampu melaksanakan tugas secara profesional, komunikatif, dan berintegritas.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti simulasi pelaksanaan akad nikah secara komprehensif. Simulasi dimulai dari penguasaan teknis sebagai pembawa acara, pengambilan alih mikrofon, pembukaan prosesi, pembacaan identitas calon pengantin dan rukun nikah di hadapan saksi, penyampaian khutbah nikah, pelaksanaan ijab kabul bersama wali nikah, pembacaan doa, pendampingan penandatanganan dokumen, pembacaan pernyataan sahnya perkawinan, penyerahan maskawin, hingga penyerahan dokumen pernikahan berupa Buku Kutipan Akta Nikah serta KTP yang telah diperbarui.
Setiap tahapan simulasi dievaluasi secara langsung untuk memastikan penghulu mampu memberikan pelayanan yang tertib, sistematis, dan berwibawa, sekaligus menciptakan suasana prosesi akad nikah yang khidmat dan berkesan bagi pasangan pengantin beserta keluarga.
Selain praktik lapangan, peserta juga memperoleh pembinaan mengenai performa penghulu dalam pelayanan publik serta penguatan kode etik profesi sebagai landasan dalam menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas. Materi tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas penghulu dalam menghadapi berbagai dinamika pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, APRI Kota Yogyakarta berharap seluruh penghulu semakin siap menghadirkan layanan pencatatan nikah yang berkualitas, memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima. Pembinaan ini juga menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.[anas]



