Ajer-Akur Jadi Kunci, KUA Wirobrajan Hadirkan Pengajian Pemersatu Umat di Singajayan

Yogyakarta (Humas) – Pengajian Guyub Warga bersama Forkopimtren Wirobrajan kembali digelar untuk putaran keempat di Masjid Al Muttaqin, Singajayan, Pakuncen, Wirobrajan, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh KUA Kemantren Wirobrajan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pengajian dihadiri oleh unsur Forkopimtren Wirobrajan, Danramil Wirobrajan, jajaran Polsek Wirobrajan, Kemantren Wirobrajan, tokoh masyarakat, pengurus takmir masjid, serta jamaah dari lingkungan sekitar Masjid Al Muttaqin. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan wilayah.
Kepala KUA Kemantren Wirobrajan, Raden Andhi Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian keliling ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif.
“Melalui pengajian ini, kami ingin membangun ruang kebersamaan yang dapat memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Sukirman dari Bantul mengajak jamaah untuk senantiasa semangat menuntut ilmu sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Menurutnya, majelis ilmu merupakan tempat yang penuh keberkahan dan menjadi sarana penting dalam membentuk pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, saling menghormati, serta mengedepankan sikap ajer (membaur) dan akur dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun lingkungan yang aman, damai, dan penuh keberkahan.
“Jika masyarakat mampu hidup ajer dan akur, maka berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan musyawarah dan kebersamaan. Persatuan adalah modal utama untuk menjaga ketenteraman lingkungan,” pesannya.
Melalui Pengajian Guyub Warga yang rutin dilaksanakan di berbagai wilayah, KUA Wirobrajan terus memperkuat kolaborasi bersama Forkopimtren dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta merawat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Yogyakarta.[ekoAW]



