Ujian Praktik Bahasa Inggris Kelas XII PK 2 MAN 1 Yogyakarta Berlangsung Apik

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) – Sebanyak 24 murid Kelas XII PK 2 MAN 1 Yogyakarta menunjukkan kesiapan dan performa yang mengesankan dalam pelaksanaan Ujian Praktik Bahasa Inggris, Rabu (4/2/2026). Ujian Praktik yang digelar pukul 12.30–15.00 WIB. Ujian praktik ini menitikberatkan pada keterampilan berbicara (speaking) melalui penyampaian expository text secara lisan.
Materi ujian mencakup dua tema besar, yaitu Digital Literacy dan Environment. Pada tema Digital Literacy, murid mengangkat subtema Social Media, Digital Literacy, Financial Literacy, serta Netiquette. Sementara itu, pada tema Environment, murid membahas berbagai Environmental Issues dan Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui tema-tema tersebut, murid dituntut untuk mampu mengemukakan serta mengembangkan argumen secara logis dan sistematis melalui presentasi lisan.
Aspek penilaian dalam ujian praktik ini meliputi tiga komponen utama, yaitu content, language, dan performance. Ketiga aspek tersebut dirancang untuk mengukur pemahaman materi, ketepatan penggunaan bahasa Inggris, serta kepercayaan diri dan kemampuan penyampaian murid.
Secara umum, penampilan murid Kelas XII PK 2 dinilai sangat memuaskan. Para murid mempersiapkan materi presentasi dengan matang melalui slide yang informatif, kreatif, dan mudah dipahami. Hal ini menunjukkan keseriusan murid dalam menghadapi ujian praktik sekaligus mencerminkan kemampuan literasi digital yang baik.
Guru Bahasa Inggris MAN 1 Yogyakarta sekaligus penguji, Lilis Ummi Fa’iezah menyampaikan apresiasinya terhadap performa murid. Lilis mengatakan bahwa dirinya melihat kesiapan yang sangat baik dari murid Kelas XII PK 1. Menurut Lilis lagi, murid XII PK 2 tidak hanya mampu menyampaikan ide secara runtut, tetapi juga berani mengemukakan pendapat kritis terhadap isu-isu aktual. “Ujian praktik ini menjadi ruang bagi murid untuk melatih kemampuan berpikir, berbicara, dan menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab dan dewasa,” ujar Lilis.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Aisyah Syakira dengan presentasi berjudul “Brain Rot is a Serious Problem for Students”. Melalui delapan slide yang informatif dan tertata rapi, Aisyah memaparkan fenomena penurunan kemampuan mental atau intelektual pada murid akibat paparan berlebihan terhadap konten digital yang kurang menantang. Penyampaian materi yang jelas dan argumentatif menjadikan presentasi tersebut mendapat respons positif dari penguji.
Melalui pelaksanaan ujian praktik Bahasa Inggris ini, MAN 1 Yogyakarta berharap murid tidak hanya siap menghadapi ujian akhir, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, literasi, dan berpikir kritis yang bermanfaat bagi kehidupan akademik maupun sosial mereka di masa depan. (luf)



