Berita

Gali Potensi Melalui Kompetisi, Ratusan Siswa SMP/MTs Ikuti Tryout IMPACT 2026

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) – Kemeriahan Islamic MAN PK Competition (IMPACT) 2026 yang diselenggarakan pada Minggu (18/01/2026) turut menghadirkan salah satunya cabang lomba Try Out bagi siswa-siswi SMP/MTs sederajat. Cabang ini menjadi salah satu daya tarik bagi para pelajar untuk mengukur kemampuan akademik mereka dalam berbagai mata pelajaran keagamaan dan umum.

Suasana di area luar gedung berlangsung sangat meriah, ramai, dan penuh semangat dari para pendamping guru dan orang tua juga peserta yang baru tiba. Namun, suasana berubah saat di dalam ruang ujian; suasana berubah menjadi sangat tenang dan sunyi. Para peserta tampak menunjukkan ambisi yang kuat dengan tampang yang serius saat berhadapan dengan soal yang telah disiapkan.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa cabang Try Out dalam ajang IMPACT 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus pemetaan potensi akademik peserta sejak dini. Menurutnya, kompetisi bukan semata-mata tentang menang atau kalah, tetapi tentang keberanian murid untuk mengukur kemampuan diri dan belajar menghadapi tantangan.

“Melalui Try Out ini, kami ingin memberikan pengalaman kompetisi yang mendidik dan membangun mental murd SMP/MTs. Mereka belajar mengelola rasa gugup, percaya pada kemampuan sendiri, serta terbiasa dengan suasana ujian yang terstandar,” ungkapnya.

Salah satu peserta yang merasakan suasana pada kompetisi ini adalah Raihan Ganesha Darmaputra, siswa kelas 9 dari MTsN 2 Sleman. Raihan mengaku merasa grogi dan berdebar-debar karena untuk pertama kalinya Ia menghadiri ajang IMPACT. Menariknya, partisipasi Raihan dalam perlombaan ini merupakan inisiatif pribadinya sendiri tanpa ditunjuk oleh pihak sekolah, sebagai bentuk keseriusannya dalam melatih diri di tingkat nasional.

“Rasanya deg-degan karena ini pertama kalinya saya ikut IMPACT. Kalau soal kepercayaan diri tentang hasil, pede ngga pede sih,  tapi saya sudah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti Try Out ini,” ungkap Raihan saat diwawancarai. Ia juga menjelaskan bahwa materi yang diujikan cukup beragam, meliputi PAI, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika, hingga Bahasa Indonesia.

Dalam pengerjaannya, Raihan mengaku menemui tantangan yang bervariasi. Ia menganggap Bahasa Inggris dan PAI sebagai materi yang paling mudah, sedangkan Bahasa Arab dan Matematika menjadi materi tersulit yang ia hadapi. Meskipun begitu, ia sangat menyukai materi Bahasa Indonesia. Melalui lomba Try Out ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh gambaran kemampuan diri serta memupuk mental kompetitif yang sehat sejak dini. (bhn)

Leave a Reply