Berita

KUA Mergangsan Selenggarakan Bimbingan Perkawinan Angkatan I Tahun 2026

Yogyakarta (KUA Mergangsan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan I Tahun 2026 pada Rabu, 14/1/2026, bertempat di Balai Nikah KUA Mergangsan.

Kegiatan ini diikuti oleh 13 pasang calon pengantin sebagai bekal awal dalam membangun kehidupan rumah tangga.

Bimwin kali ini mengusung tema “Menjalin Cinta, Membangun Keluarga Penuh Rahmah, Menuju Sakinah”.

Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan calon pengantin agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkelanjutan.

Kepala KUA Mergangsan, Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I, menyampaikan materi Mempersiapkan Keluarga Sakinah, yang menegaskan bahwa pernikahan adalah ibadah panjang yang membutuhkan komitmen, tanggung jawab, dan kerja sama suami istri.

Selanjutnya, Handdri Kusuma, S.Ag., M.S.I, Penghulu Ahli Madya KUA Mergangsan, memaparkan materi Pemenuhan Kebutuhan dan Pengelolaan Keuangan Keluarga sebagai salah satu kunci ketahanan rumah tangga.

Materi Menjaga Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting disampaikan oleh Hj. Wuriandari Puspitawati, S.H, Penyuluh Keluarga Berencana, sementara Hj. Suwarsih Sukemi, Ketua BP4 Kemantren Mergangsan, menyampaikan materi Mempersiapkan Generasi Berkualitas, dengan menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan masa depan anak.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini dipandu oleh Muhammad Okto Vahrezi, S.H sebagai moderator dan berjalan dengan lancar serta interaktif.

Bimbingan Perkawinan merupakan program strategis Kementerian Agama untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan berumah tangga, sekaligus sebagai upaya menekan angka perceraian.

Sejak Juli 2024, Bimwin menjadi syarat wajib bagi calon pengantin yang mendaftar pernikahan di KUA, sesuai Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 189 Tahun 2021.

Melalui kegiatan ini, KUA Mergangsan berharap calon pengantin mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta menjadi pondasi kuat bagi lahirnya generasi yang berkualitas. (HP)

Leave a Reply