Tambah Wawasan Dunia Kampus, Kelas XI MAN 1 Yogyakarta Kunjungi FISIP Universitas Airlangga

Surabaya (MAN 1 Yogyakarta) – Murid MAN 1 Yogyakarta melaksanakan kunjungan edukatif ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, dalam rangka memperluas wawasan akademik dan mengenal dunia pendidikan tinggi secara lebih dekat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mempersiapkan murid menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Harapannya, dalam kunjungan tersebut, murid memperoleh gambaran tentang kehidupan akademik di perguruan tinggi, khususnya di bidang ilmu sosial dan politik. FISIP UNAIR sebagai salah satu fakultas unggulan di Indonesia dikenal dengan tradisi akademik yang kuat, riset yang berkembang, serta kontribusinya dalam kajian sosial, kebijakan publik, dan pembangunan masyarakat.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ke UNAIR merupakan langkah strategis untuk membangun orientasi masa depan murid. “Kami ingin murid memiliki gambaran yang jelas tentang dunia kampus, budaya akademik, dan pilihan studi yang bisa mereka tempuh. Kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar serta keberanian untuk bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik,” tutur Edi.
Dalam sambutan kedua, Dekan FISIP UNAIR, M. Muttaqien S.P. MA.,Ph.D mengatakan bahwa UNAIR adalah salah satu universitas terbaik di Indonesia, maka sudah tepat murid-murid MAN 1 Yogyakarta mengunjungi UNAIR. Bahkan menurut Muttaqien, Unair meraih standar SDGs no 9 di dunia.”Kalau ingin mengeksplor lebih dalam tentang Unair, datang ya tgl 23-25 Januari untuk melihat Unair Education Expo,” terang Muttaqien.

Selanjutnya, paparan profil FISIP Unair disampaikan oleh Dimas Ramadhiansyah, Tim Humas dan Kerjasama FISIP Unair. Dimas menjelaskan tentang seluk beluk jurusan FISIP Unair dan jurusan-jurusan di FISIP dan prospek kerja ke depan. “Kalau belajar di Ilmu Informasi dan Perpustakaan, tidak harus jadi pustakawan ya. Kalian bisa membuat perpustakaan digital yang prospeknya ke depan sangat menjanjikan,” jelas Dimas.
Salman Al Farisi salah satu murid menanyakan apakah ada jalur beasiswa untuk masuk Unair. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Dimas bahwa di Unair terdapat banyak jalur beasiswa. “Pantengin saja website Unair ya dik,” kata Dimas.
Salah satu guru pendamping, Tuslikhatun Amimah, S. Pd. M.Pd. I., menambahkan bahwa pengalaman langsung di lingkungan kampus memiliki nilai penting bagi perkembangan cara berpikir murid. “Berada di FISIP UNAIR memberikan pengalaman nyata tentang atmosfer akademik, dan peran ilmu sosial dalam menjawab persoalan masyarakat. Ini menjadi pembelajaran kontekstual yang tidak selalu bisa diperoleh di kelas,” jelas Amimah.
Melalui kunjungan ke FISIP Universitas Airlangga, MAN 1 Yogyakarta berharap murid semakin termotivasi untuk menyiapkan diri secara akademik maupun mental dalam menapaki pendidikan tinggi, serta tumbuh sebagai generasi yang kritis, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. (luf)



