Kasi Bimas : Jadilah Penyuluh Agama Islam Pancasila dan BerAKHLAK

Sambung Rasa Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Yogyakarta.
Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui Seksi Bimas Islam bekerja sama dengan Pokjaluh Kota Yogyakarta kembali menggelar kegiatan Sambung Rasa Penyuluh Agama Islam, Selasa (19/11/2025) di Aula 1 Kemenag Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan menyamakan visi, memperkuat koordinasi, serta menjadi wadah silaturahmi penyuluh agama Islam se-Kota Yogyakarta.
Acara dipandu oleh Samsul Ma’arif dan dihadiri oleh Kasubbag TU H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum., Kasi Bimas Islam M. Tahrir, SE., MM., serta perwakilan Pokjaluh Kota Yogyakarta: M. Makhlani, Samsul Ma’arif, dan Eko Agus Wibowo.
Dalam sambutannya, Kasubbag TU menegaskan pentingnya penguatan peran penyuluh agama dalam layanan keagamaan yang semakin dinamis. Beliau membuka kegiatan secara resmi serta memberikan arahan terkait komitmen Kemenag dalam penguatan pelayanan publik yang humanis.
Pembinaan dilanjutkan oleh Kasi Bimas Islam, M. Tahrir, SE., MM., yang menekankan pesan utama: “Jadilah Penyuluh Agama Islam yang berjiwa Pancasila dan BerAKHLAK.” Penyuluh agama diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menghadirkan dakwah yang moderat, solutif, dan berorientasi pelayanan bagi masyarakat.
Beliau kembali mengingatkan pentingnya implementasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yaitu:
1. Berorientasi Pelayanan
2. Akuntabel
3. Kompeten
4. Harmonis
5. Loyal
6. Adaptif
7. Kolaboratif
Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman utama penyuluh dalam menjalankan tugas penyuluhan dan pendampingan keagamaan di masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif yang membahas kebutuhan peningkatan kompetensi, tantangan lapangan, serta penguatan kolaborasi antarpenyuluh. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembentukan koordinator sebagai langkah strategis untuk mempermudah koordinasi dan meningkatkan efektivitas program penyuluhan.
Kegiatan sambung rasa ini diharapkan menjadi energi baru bagi penyuluh agama Islam Kota Yogyakarta untuk terus memberikan pelayanan yang berdampak, profesional, dan berintegritas.[ekoAW]


