
Perkuat Early Warning System, Kepala KUA Jetis Hadiri Orientasi Calon Kapolresta Yogyakarta di Forum Forkompimtren Jetis
Yogyakarta ( KUA Jetis) — Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor melalui Early Warning System (EWS), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Jetis menghadiri kegiatan orientasi Calon Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Ari Setiawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, di Kantor Kemantren Jetis.
Kegiatan yang dikemas dalam Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren) Jetis tersebut dihadiri oleh PLT Mantri Pamong Praja (MPP) Jetis beserta jajaran, unsur TNI-Polri, Kepala KUA Jetis, serta para pemangku kepentingan di wilayah Kemantren Jetis. Pertemuan ini menjadi momentum mempererat koordinasi dan membangun komunikasi yang efektif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat.
Dalam orientasi tersebut, Kombes Pol. Ari Setiawan Wibowo memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmennya untuk membangun sinergi yang kuat dengan seluruh unsur Forkompimtren. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan responsif terhadap berbagai dinamika di tengah masyarakat.
Kepala KUA Jetis, Muhammad Fauzan Fatkhulloh, menyampaikan bahwa forum koordinasi seperti ini memiliki peran strategis dalam memperkuat implementasi Early Warning System (EWS), khususnya dalam mendeteksi secara dini potensi konflik sosial, menjaga kerukunan umat beragama, serta mempercepat koordinasi antarinstansi apabila muncul persoalan di masyarakat.
“Melalui komunikasi yang intensif dan koordinasi yang baik di Forum Forkompimtren, setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat Early Warning System untuk menjaga harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Kepolisian, Pemerintah Kemantren, KUA, serta seluruh unsur Forkompimtren Jetis. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, sekaligus menjaga stabilitas keamanan, ketenteraman, dan kerukunan di wilayah Kemantren Jetis.



