Berita

Uji Publik KTSP di Selenggarakan di MAN 2 Yogya

(MAN2Yogya)- Sebagai Satuan Pendidikan Menengah berciri khas agama Islam di bawah binaan Kementerian Agama, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, maka MAN 2 Yogyakarta menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). MAN 2 Yogyakarta sebagai Madrasah Riset, Broadcasting, Multimedia, Akademik siap lejitkan prestasi dan potensi siswa sesuai bakat dan minat dengan sistem layanan SKS adalah tema yang dihasung pada acara Uji Publik KTSP MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021, Sabtu (27/06/2020).

Menghadirkan narasumber Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini, S.Pd,.M.Hum, Pengawas Kemenag Kota Yogyakarta Drs. H. Paiman, MA dan dihadiri oleh Ketua Komite Drs. H. Bun Yamin, MA acara di buka oleh Kepala Madrasah Drs. H. Mardi Santosa.

Dalam paparan singkatnya Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Anita menyampaikan apresiasinya kepada MAN 2 Yogyakarta yang telah melakukan banyak inovasi baik dari segi akademik maupun non akademik.” Sudah saatnya MAN 2 Yogyakarta berbenah dan Go Nasional bahkan Internasional, maka untuk dapat menuju ke arah sana, berbagai langkah dapat di tempuh. Dan keputusan untuk memberlakukan sistem layanan SKS sudah tepat. Dengan sistem SKS madrasah memberikan kesempatan dan pengalaman belajar yang berbeda kepada peserta didik. Tanpa meninggalkan ciri madrasah yang menitik beratkan pada pembelajaran berbasis keagamaan,” jelasnya.

Selaku ketua Komite Bun Yamin juga menyampaikan bahwa rutinitas penyusunan KTSP adalah kegiatan yang memang harus dilakukan sebagai bentuk kesiapan madrasah dalam melaksanakan pembelajaran. Adapun beberapa inovasi yang telah dituangkan dalam KTSP ini, maka komite akan mendukung demi suksesnya program.

Sementara itu Pengawas Kemenag Kota Yogyakarta Paiman juga menyampaikan apresiasinya terkait dengan inovasi MAN 2 Yogyakarta yang berani mengambil langkah untuk menjadi madrasah unggul. “Segala sesuatu kegiatan yang diawali dengan perencanaan yang tepat, diharapkan mencapai tujuan yang maksimal, sehingga perlu upaya yang juga maksimal. Dan kurikulum darurat yang telah direncanakan, semoga mampu menjawab tantangan akan kebutuhan strategi pembelajaran di tengah wabah Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir,” tutupnya.(diw)

 

Kontributor : MAN2 Yk

Editor : Nurul.

Back to top button