Berita

Contohkan Film ‘Tilik’, Kabag TU: Apapun Penilaian Publik, Perbaikan Layanan Jalan Terus

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY)—Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta serius mempersiapkan diri dalam ajang Evaluasi Layanan Publik yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Langkah ini sekaligus untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hal ini mengemuka saat Rapat Koordinasi Inovasi Layanan Haji Terintegrasi di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Rabu (26/08/2020) di Fave Hotel, Jalan Kusumanegara, Yogyakarta. Hadir dalam kesempatan ini Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY Muhammad Wahib Jamil, Kakankemenag Kota Yogyakarta Nur Abadi, Kasubbag Tata Usaha Noor Imanah, jajaran Kasi dan Penyelenggara serta tim Zona Integritas (ZI) Kankemenag Kota Yogyakarta.

Wahib Jamil mengingatkan terkait Layanan Publik ada 3 (tiga) arah perbaikan birokrasi yakni efektif dan efisien, akuntabilitas dan penilaian publik. “Sebagai contoh, ketika kita meluncurkan sebuah aplikasi layanan secara online, apakah dengan aplikasi itu masyarakat dipermudah atau justru dipersulit?” ungkapnya.

“Termasuk aspek penilaian publik, apapun yang terjadi, kita tetap harus jalan terus,” tambah Jamil. Ia lantas mencontohkan viralnya film pendek ‘Tilik’. “Walaupun maksud sang sutradara film ini baik, namun pasti mendapat berbagai macam tanggapan dari masyarakat, semuanya pasti tidak terlepas pro-kontra,” jelasnya.

Ditambahkan, ruh Reformasi Birokrasi selayaknya tidak hanya di tataran formalitas. “Perbaikan yang kita lakukan hendaknya bukan semata maju lomba dan mendapatkan predikat WBBM, namun ini menjadi sarana menuju sesuatu yang lebih baik. Kalau dilakukan sungguh-sungguh akan menjadi sumber kebaikan yang harapannya merambah seluruh Kankemenag di DIY,” urainya.

Di sisi lain, Jamil mengajak untuk tetap menjaga kebersamaan. “Kebersamaan menjadi core atau ruh, karena ini semua adalah kita bukan saya. Jauhkan keakuan diri, tapi kita berhasil karena kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara Kakankemenag Kota Yogyakarta Nur Abadi menyebut jajarannya terus bekerja all out mempersiapkan ajang penilaian ini. “Banyak inovasi layanan haji yang ikut mendongkrak nilai layanan publik Kankemenag Kota Yogyakarta,” tandas Nur Abadi. Pihaknya menambahkan, jika berhasil dalam dua penilaian ini, dipastikan akan banyak kunjungan datang ke kantornya. “Maka kita harus mempersiapkan semuanya dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya. (bap)

 

Kontributor : Bramma Aji Putra

Editor : Nurul.

Back to top button