Berita

Ayu Dewi Widowati, Penggerak Literasi Guru Dari MTsN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MTsN 1 Yogyakarta) – Kementerian Agama kembali memberikan apresiasi kepada pengawas, guru dan siswa karena prestasi yang telah diraihnya. Dalam rangka kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (29/09/2021) Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyerahkan penghargaan kepada siswa, guru, dan tenaga pendidikan yang telah mengukir prestasi tingkat nasional dan internasional, salah satunya guru dari MTSN 1 Yogyakarta.

Hadir secara luring Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DI. Yogyakarta Dr. H. Masmin Afif, M.Ag. beserta jajaran Kepala Bidang, Pembimas, Kepala Dinas Pendidikan Yogyakarta, Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta Drs. H. Nur Abadi, MA., berlangsung di MAN 1 Yogyakarta, serta diikuti secara daring oleh keluarga besar ASN Kementerian Agama DI. Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini Kepala Madrasah Drs. Muhammad Iriyadi merasa bangga, karena di tengah pandemi Covid-19 guru MTsN 1 Yogyakarta tetap berprestasi. Iriyadi menjelaskan bahwa Dra. Ayu Dewi Widowati adalah guru di MTsN 1 Yogyakarta yang mendapatkan apresiasi dari Menteri Agama karena prestasinya sebagai Penggerak Literasi Guru. “Selamat kepada Ibu Ayu Dewi Widowati atas prestasinya selama ini sebagai penggerak literasi guru baik di MTsN 1 Yogyakarta sebagai tempat tugasnya hingga tingkat nasional,” tutur Iriyadi.

Dra. Ayu Dewi Widowati adalah guru seni budaya di MTsN 1 Yogyakarta sejak tahun 2005 hingga sekarang. Ayu Dewi menjadi salah satu dari 30 orang peraih penghargaan di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdiri dari; Pengawas 2 orang, kepala madrasah 5 orang, guru 5 orang, siswa 17 orang, serta tenaga pendidik 1 orang. Perjuangan Ayu Dewi selama ini sebagai penggerak literasi dibuktikan dengan beberapa piagam diantaranya juara III Guru Berprestasi Kanwil Kemenag DIY, juara I Guru Berprestasi Kantor Kemenag Kota Yogyakarta th 2018, dan Penulis Paling Produktif oleh Perkumpulan Guru Madrasah Penulis (Pergumapi).

Saat pandemi covid-19 Ayu berhasil mengajak guru-guru madrasah, kepala madrasah, dan pengawas se-Indonesia, siswa, orang tua siswa, juga para penghulu serta pengurus darma wanita untuk menulis hingga menerbitkan buku antologi. Selain sebagai penulis, Ayu juga menjadi editor sekitar 67 judul buku antologi. Ibu dari 4 anak ini sangat cinta menulis dan masih punya mimpi ingin menulis 100 buku. “Saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain melalui tulisan,” terang Ayu Dewi. (Tim Publikasi Madrasah)
#tetapprokes5M1D #janganlengah #kesehatanadalahutama

Back to top button