Jumpa Pers Kepala Kantor Bersama Pemerintah Kota Yogyakarta Hadapi Momen Idul Fitri dan Nyepi 2026

Yogyakarta (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng hadiri Jumpa Pers Persiapan Idul Idul Fitri 1447 H dan Hari raya Nyepi 2026 Bersama pimpinan daerah kota Yogyakarta, pada hari Selasa 17 /03/2026 bertempat di gedung Yudhistira Balaikota Yogyakarta.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, S.E., M.M, memimpin jalannya jumpa pers, dengan diikuti oleh forum wartawan kota Yogyakarta dengan narasumber wakil wali kota Wawan Harmawan, S.E., M.M., sekda Dedi Budiono, Wakil dandim pak kasdim Letkol Inf Roni Hermawan, Wakil polresta (kompol SUMANTO, S.E., M.M., Perwakilan Dinkes, Perwakilan Satpol PP, Perwakilan Dinas kebudyaan, Perwakilan Dinas pariwisata, erwakilan Dinas perdagangan.
Wawan Harmawan dalam sambutannya menyampaikan Idul Fitri 1447 H dan Nyepi Saka 1948 di bulan Maret 2026 momen yang langka menciptakan toleransi. Kota Yogyakarta juga merupakan kota destinasi wisata favorit dan mudik, dengan potensi perjalanan menuju DIY perkiraan 8,2 juta orang, dimana volume lalulintas meningkat 28% dari volume harian. Pemerintah kota Yogyakarta menyiapkan peraturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, serta pengamanan kawasan wisata.
Ahmad Shidqi menjabarkan :
– Penerapan idul fitri 1 syawal 1447 H masi menunggu hasil sidang isbat yang akan dilakukan hari Kamis 19/03/2026.
– Rukyatul hilal yg dilakukan pemerintah indonesia sudah sesuai dengan kesepakatan 4 negara muslim Asean, dengan lebih dari 100 titik rukyatul hilal di indonesia.
– Dikota Yogyakarta terdata 205 titik lokasi solat ied yang terdaftar.
– Dari 205 titik lokasi, 153 sudah menentukan pelaksanaannya hari Jumat, dan 52 lokasi menunggu pemerintah. Ahmad Shidqi menambahkan Perayaan Idul Fitri 1447 H dan Nyepi Saka 1948 di Maret 2026 menjadi momen langka yang beririsan, menciptakan harmoni toleransi yang unik di Indonesia, khususnya Bali. Takbiran diperbolehkan namun tanpa pengeras suara dan dibatasi pukul 18.00–21.00 WITA untuk menghormati kesunyian Nyepi. Hari Raya Nyepi diperkirakan jatuh pada 19 Maret 2026, bertepatan atau sangat berdekatan dengan malam takbiran Idul Fitri. Momen ini memperkuat nilai persaudaraan dan toleransi beragama di Indonesia, di mana dua perayaan dengan aura berbeda (hening vs gegap gempita) berdampingan.
Ahmad Shidqi juga sampaikan bahwa kemenag kota Yogyakarta mendukung berlangsung mudik, menghimbau masjid masjid sekitar mobilisasi mudik sebagai masjid ramah pemudik di 9 lokasi jalur mudik.
Mewakili Polresta Manto menyampaikan
– pengamanan malam takbir, 700 personil.
– Pengamanan mudik kupat progo.
– Puncak mudik 18 Maret prediksi
– Arus balik 24 Maret
– Personil libur lebaran 443 personil (sampai tgl 29 Maret)
– Juru parkir selain dibekali sop juru parkir ditambah dengan bekal attiude, pelayanan salam sapa senyum.
Mewakili Dandim :
– 9 pos pengamanan yg bersifat pelayanan
– 1 SSK (90 orng utk pengamanan lebaran)
– Kodim siap utk membackup tugas pengamanan lebaran tahun 2026
Dinkes :
– membuka 3 pos (tugu, dpn bpd kepatihan, titik 0) dimulai dri 18-24 maret
– 1 pos 2 shift jaga.
– Call 1119
– RS IGD nya buka 24 Jam.
Pol PP :
– “JOGOBARAN” program pol pp di lubur lebaran ini
– 5 posko siaga di malioboro [Fani]



