Berita

Kepala Kantor Sambut Dialog EWS : “Konflik Masih Menjadi Isu Yang Mudah di Munculkan”

Yogyakarta (Humas) Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta gelar kegiatan Optimalisasi Dialog kerukunan Untuk Perumusan Rekomendasi Early Warning System (EWS) pada hari Senin, 09/03/2026 bertempat diaula 1 , dengan peserta Kepala KUA se-kota Yogyakarta , Penyuluh Agama Islam di KUA, Arsiparis .

    

Hadir Kepala Kantor H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng, didampingi kasi Bimas Islam H. Moh Tahrir, SE, MM. , memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. EWS (Early Warning System) di Kementerian Agama (Kemenag), yang awalnya mengadopsi dari mitigasi bencana digunakan oleh kemenag untuk pencegahan dini penanganan konflik berbasis keagamaan. EWS bertujuan memetakan potensi gangguan kerukunan, memastikan respon cepat (mediasi/kompromi) atas kasus keagamaan, serta memperkuat peran KUA dan penyuluh.  Mencegah konflik keagamaan sejak dini dengan memetakan potensi gesekan, seperti kasus penolakan rumah ibadah atau radikalisme lokal. Berkoordinasi dengan lintas sektoral dalam upaya , menggunakan aplikasi Si-Rukun yang sudah di launching oleh kemenag RI untuk pelaporan EWS. Menyajikan Basis Data Akurat sehingga Menghasilkan data nyata dari aktor kerukunan di lapangan untuk bahan pengambilan kebijakan, demikian tuturr Ahmad Shidqi. Lebih lanjut menggambarkan bahwa konflik berbasis keagamaan masih menjadi isu yang sangat mudah berkembang dan dimunculkan, sehingga diperlukan petugas yang sigap dan cepat tanggap dalam menyampaikan laporan . [Ara]